Jumat, 13 April 2012

2012 THE GOLDEN AGE

Tahun 2012, ada kekhawatiran akan terjadi suatu bencana alam yang maha dahsyat (kiamat), tapi tidak sedikit justru meramalkan akan terjadinya suatu jaman baru. Kesadaran baru umat manusia menuju jaman kearifan, dunia baru yang jauh lebih baik sebagai anti klimaks dari kerusakan yang telah dilakukan umat manusia selama ini terhadap alam maupun penodaan terhadap banyak sisi kemanusian itu sendiri.

Jaman edan atau jaman gila bukan hanya dikenal di Indonesia, peringatan yang disampaikan oleh pujangga Jawa, R. Ng. Ranggawarsita dalam bukunya Serat Kalathida sebagai penggambaran jaman Kalabendu (terjadinya banyak bebendu atau kekalutan), menjelang kedatangan jaman Kalasuba (terjadinya jaman kesenangan atau kebahagiaan).

Arjuna Ardagh dalam bukunya Translucent Revolution menyebutkan bahwa saat ini kita hidup dalam dunia yang memang benar sedang menggila, yaitu: merebaknya kegiatan terroris, kerusakan akibat imperialisme yang meluas tidak terkontrol dan buta, rusaknya nilai moral, krisis lingkungan yang makin akut, menipisnya cadangan minyak bumi dunia sebagai satu-satunya sumber energi terbesar saat ini.

Dengan keadaan dunia yang makin tidak member harapan, banyak cendikiawan dunia makin percaya bahwa dunia hampir mendekati batas daya dukungnya terhadap kehidupan dan menuju pada kehancurannya. Titik baliknya adalah tahun 2012, seperti yang diramalkan akan terjadi pergantian siklus panjang 26,000 tahun suku Maya yang akan terjadi pada tanggal 21 Desember 2012.

Sedangkan sebagian lain para cendikiawan dunia mencoba melihat siklus waktu yang berada dibelahan bumi yang lain apakah punya siklus waktu yang sejenis yang memberikan tanda-tanda kehancuran atau justru memberikan tanda-tanda harapan datangnya suatu dunia baru.

Dalam mitologi Hindu dikenal sistem Yuga Hindu yang membagi siklus kehidupan sebagai berikut:

1. Satya Yuga atau jaman emas; jaman kemewahan berlebihan; berlangsung selama 1.728.000 tahun; tidak ada perang, kelaparan, pergolakan, atau kejahatan.

2. Treta Yuga atau jaman perak; jaman kemunduran; awal dari korupsi dan kejahatan diperkenalkan; berlangsung selama 1.296.000 tahun.

3. Dvapara Yuga atau jaman perunggu, jaman kejatuhan; korupsi lebih disadari, kejahatan mulai menyebar; segala sesuatu mulai jatuh dalam keadaan tidak harmonis; berlangsung selama 864.000 tahun.

4. Kala Yuga atau jaman besi; ini adalah tahun yang kita alami saat ini; kejahatan dan korupsi adalah kekuatan yang menggerakkan; keserakahan, perang, kelaparan, dan penyakit yang meluas keseluruh planet seperti gelombang pasang kematian dan kehancuran; berlangsung selama 432.000 tahun.

Note: Nilai tahun merupakan nilai relatif atau simbolis, terasanya seolah-olah dalam nilai tahun tersebut. Sedangkan nilai siklus yang sebenarnya adalah 6.480 tahun, kalau ini dikalikan empat 25.940 tahun dan kalau dibulatkan sama dengan nilai siklus panjang suku Maya yang 26.000 tahun.

Siklus ini walaupun waktunya tidak presis sama dengan siklus panjang suku Maya adalah memberikan suatu pandangan bahwa akan adanya siklus akhir dari Kala Yuga sebagai tanda akhir jaman atau siklus kembali lagi ke Satya Yuga atau kembali ke jaman keemasan.

Mitologi Yunani juga mengenal siklus jaman zodiac yang masing-masing berdurasi sekitar 2.160 tahun. Saat ini kita sedang mengalami masa akhir dari siklus Pisces atau jaman Pisces yang dimulai pada tahun 120 sebelum Masehi dan menjelang perubahan menuju jaman Aquarius. Sedang waktu yang tepat perubahan jaman Pisces ke jaman Aquarius para ahli astrologi belum sepakat. Ada yang memperkirakan sekitar tahun 2117, ada juga yang mengatakan sejalan dengan kalender Maya sekitar tahun 2012.

Sedangkan ciri-ciri jaman Pisces yang ditandai dengan simbol dua ikan; sebagai simbul konflik antara dua hal: konflik antar agama (antara agama-agama besar yang ada), konflik ideologi (komunisme vs kapitalisme), dll. Oleh karena itu sepanjang jaman Pisces ditengarahi dengan berbagai konflik kepentingan sampai dengan saat ini.

Sedangkan ciri-ciri jaman Aquarius yang ditandai dengan simbol air, sebagai simbul asal mula kehidupan adalah air. Kehidupan akan ditandai dengan kesadaran umat manusia terhadap spiritual asal usul kehidupannya yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Akan ditandai dengan harmoni, kebersamaan, dan keseimbangan kehidupan. Berbalik 180 drajat dibandingkan dengan jaman Pisces. Ini adalah suatu harapan datangnya jaman baru, jaman Aquarius tentang kehidupan manusia yang lebih harmonis, kebersamaan, dan keseimbangan dengan semangat spiritual yang tinggi tentang keberadaan Tuhan Yang Maha Esa.

Jean Houston dalam bukunya Jump Timer (Waktu Melompat) mengatakan bahwaWaktu Melompat adalah transisi sistem keseluruhan, kondisi perubahan interaktif yang mempengaruhi setiap aspek kehidupan sebagaimana yang kita ketahui. Fokus pada kemunculan pola kemungkinan yang sebelumnya tidak tersedia bagi masyarakat bumi sebagai suatu keseluruhan, yaitu:

1. Denjut Evolusioner dari Bumi ke Semesta. Kita sedang bangkit menuju kesadaran dimana menjadi rekan penciptaan, pelayan bagi kesejahteraan bumi dan partisipasi sadar dalam epik evolusi kosmis..

2. Pemolaan Kembali Sifat Manusia. Kita harus menemukan cara untuk merasa nyaman dengan siapa saja, di mana saja, kapan saja.

3. Kejadian Kembali Masyarakat. Menuju penemuan gaya baru dalam hubungan interpersonal, pola perubahan egosentris dan ethnosentris menjadi dunia sentries – perubahan fundamental dalam alam peradaban.

4. Pecahnya Selaput. Teknologi dalam komunikasi instant dan perubahan informasi memungkinkan orang menggabungkan pikiran dan hati dalam penemuan dan penciptaan bersama.

5. Terobosan Kedalaman. Kedalaman sedang menerobos dalam renaisans (kelahiran kembali) spiritual yang sedang terjadi dimana-mana.

Inilah waktunya untuk mengajukan pertanyaan besar: bagaimana kita dapat menciptakan dunia yang lebih baik? Apa yang harus kita lakukan untuk melayani kisah yang besar ini?

Suatu dunia baru yang diinginkan, dibentuk, dan dilaksanakan secara bersama seluruh umat manusia dalam harmoni dan kebersamaan. Ini juga menjadi suatu realisasi pola pemikiran moralitas Jawa dalam perkataan “Mamayu Hayuning Bawono” – ikut serta dalam memelihara kesejahteraan dunia

Sumber: http://id.shvoong.com/books/mythology-ancient-literature/2018292-mystery-2012-menuju-dunia-baru/#ixzz1ptGUPCzd

Tidak ada komentar:

Posting Komentar